BERITA PERATOR

Jakarta – Pemegang saham PT Excelcomindo Pratama Tbk (EXCL) menyetujui perubahan nama perseroan menjadi PT XL Axiata Tbk serta rencana penerbitan saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias rights issue senilai Rp 2,836 triliun.

Demikian disampaikan Direktur Utama EXCL Hasnul Suhaimi seusai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di kantornya Graha XL Jakarta Senin (16/11/2009).

Menurut Direktur Utama EXCL Hasnul Suhaimi, perubahan nama ini terkait dengan target pencapaian perseroan yang ingin menembus pasar regional. “Perubahan nama menjadi PT XL Axiata Tbk. dimaksudkan agar perseroan melalui Axiata Group Berhard, dapat menembus pasar regional,” jelas Hasnul.

Ditambahkannya, target lain dari perubahan nama adalah untuk memberi layanan yang lebih luas, yang didukung oleh 9 operator lain di Asia. Perubahan nama sudah berlaku efektif dengan persetujuan Menteri Hukum dan HAM, sesuai dengan II No.40 Tahun 2007.

Mengenai rights issue, EXCL menetapkan harga rights issue sebesar Rp 2.000 per saham. Target dana yang akan diperoleh sebesar Rp 2,836 triliun. Jumlah saham baru yang akan diterbitkan EXCL sebanyak 1,418 miliar saham (16,66%) dengan menggunakan rasio 5 pemegang saham lama berhak mengeksekusi 1 saham baru yang akan diterbitkan.

Saat ini pemegang saham EXCL adalah Indocel Holding Sdn Bhd sebanyak 5,94 miliar saham (83,8%), Etisalat sebanyak 1,132 miliar (15,97%) dan masyarakat sebanyak 16,565 juta saham (0,23%).

Dana perolehan rights issue sebesar Rp 2,836 triliun akan digunakan untuk melunasi utang perseroan kepada DBS Bank Ltd, Export Development Canada, The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd dan Chinatrust Commercial Bank senilai Rp 1,327 triliun (US$ 140 juta), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp 400 miliar (US$ 42,171 juta), PT Bank Mizuho Indonesia sebesar Rp 474,25 miliar (US$ 50 juta), PT Bank DBS Indonesia sebesar Rp 474,25 miliar (US$ 50 juta) dan EKN Buyer Credit Facility sebesar Rp 159,6 miliar (US$ 16,826 juta). Pencatatan saham baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan pada 1 Desember 2009.

Pada RUPSLB ini juga menyetujui penambahan kegiatan usaha, berupa layanan pembayaran pengiriman uang melalui jaringan Telekomunikasi perseroan.

“Program ini untuk memenuhi kebutuhan pelanggan,” jelas Hasnul.

Sayang, dia tidak menyebut kapan peluncuran program baru tersebut. “Akan segera menyiapkan program dan akan diluncurkan dalam waktu dekat,” paparnya. (dro/dro)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: